Rabu, 13 Mei 2009
ROB'S PARTY
Rabu, 25 Maret 2009
kira-kira inilah yang mereka bicarakan..
Senin, 23 Maret 2009
ME AND MY BEST FRIENDS : Dipersatukan kembali oleh.......
Apakah kamu nyangka jawabannya Facebook?
SALAH BESAR.
Jawaban yang benar adalah....
TWILIGHT !!!

Iya, Twilight! Film tentang kisah cinta Edward Bella yang berasal dari buku berjudul sama karangan tante Stephenie Meyer. Pokoknya Twilight Saga bener-bener penyelamat persahabatan kami deh. Aku sangat berterimakasih sama tante Steph telah menciptakan the most beloved fictional character named Edward Cullen. Dan juga special thanks pada kehadiran Mr. Robert Pattinson di kehidupan nyata ini (lebay!)

my fav pic of Robert
Jadi setelah era The Moffatts n Backstreet Boys lewat, aku dan teman-teman terdekatku mulai menata hidup sendiri-sendiri. Farida, setelah menyelesaikan kuliah di Universitas Sahid, sekarang dia kerja di Hotel Sahid. Trias, setelah selesai kuliah di Universitas Nasional, sekarang kerja jadi PA di salah satu perusahaan trading (lupa trish, nama PT lo). Bagi kalian yang ngga tau PA itu apa, itu tuh personal assistant, persis kayak Andrea Sachs jadi PA-nya Miranda Priestly di Devil Wears Prada. Tapi aku harap bos-nya di Trisha ngga kayak Miranda deh, bisa kucel si Trisha. Lalu Betha, selesai kuliah Universitas Padjajaran Bandung, dia sekarang kerja juga (entah dimana, she’s like having different office every month lol). Aku, setelah selesai kuliah, menikah, punya Wima dan akhirnya ninggalin pekerjaan yang udah digeluti selama 7 tahun demi jadi ibu yang baik untuk Wima.
Jadi, saat film Twilight ini keluar, kita mengadakan nonton bareng. Asyik banget, secara film terakhir yang kita nonton bareng itu Pirates of Carribean : Dead Man’s Chest (gile dah lama banget yah). Trus kita mulai ngobrolin Twilight di Facebook. Mulai pinjem-pinjeman buku (si Trisha sih, yang ngga modal banget). Mulai nyebarin ebook Twilight Saga english version. Mulai ngumpul2 lagi. Mulai bikin pesta semalam suntuk lagi, persis kayak ABG dulu, tidur menjelang dini hari hanya untuk ngobrolin Twilight.
Seneng banget. Aku ngerasa kehidupanku tambah komplit aja. Memang sekarang aku sudah nikah, punya hubby, punya Wima, tapi sisanya tidak ada yang hilang. Sempat kuatir jadi seorang ibu berarti tidak bisa senang2 lagi, tapi kata siapa. Itu kata orang yang tidak bisa menikmati hidupnya. Sorry, tapi aku lebih milih menjaga keluargaku sekaligus having fun dengan teman2ku. That’s called A LIFE!
Jadi tanggal 21 dan 22 Maret kemarin, kita ngadain nonton bareng DVD bajakan (tolong jangan dicontoh). Liat aja tuh dvd yang berserakan di depan mereka.
Malamnya, nonton dvd Twilight dan High School Musical 3. Nonton Twilight-nya semangat banget, tapi pas giliran nonton HSM yang semangat kayaknya si Trisha doang. Mungkin karena kita bukan ABG lagi, nonton film ky gitu—which is full of people dancing from the beginning to the end (mending kalo lagunya bagus, huuuu), makes us think we’re like watching some Bollywood movie. Jadinya ajang ejek-ejekan, Trisha yang ketahuan suka ma Zac Efron, abis dikonfrontasi. Lagi dia juga sih nyari penyakit. Zac Efron dibandingin ma Robert Pattinson, ya kejomplang lah si Zac. Dia tetep ngebelain Zac mati-matian, padahal dia sendiri ngakuin kalau Zac sayangnya tidak punya skin hair as good as Rob n juga ngga punya nice butt just like Rob has. Aneh banget kan tuh orang, bener2 plin plan, kadang bilang gantengan Rob, lain waktu gantengan Zac. Really, whats wrong with her??!!
Paginya nonton Bride Wars, terus masak ditemenin lagu-lagunya Britney Spears tempo dulu ky I Was Born to Make You Happy, juga lagu-lagunya Westlife n ngga ketinggalan dengerin The Moffatts live in Spain. Bener-bener back to the past deh. Abis itu nonton Vicky Christina Barcelona n Twilight (lagiii). Pas nonton extended scene Twilight, karena hujan lebat dan petirnya gede2 banget, tiba-tiba mati lampu. Langsung terdengar pekikan Farida, “BRENGSEK!!” Well, that sounds rude, girl hahaa..
Akhirnya pindah ke laptop, buka2 Twilight Indonesia dan baca postingan terakhir tentang Rob. Iseng-iseng ngasih tau Trisha kalau pernah liat di E! News tentang Zac Efron yang terakhir photoshoot di lumpur. Akhirnya googling, ternyata berita di E! ngga sepenuhnya lengkap, photoshoot Zac di lumpur itu sebenarnya melibatkan cewek nude (GLEGG!). Pas pengen lihat gambarnya, ko ngga muncul-muncul, sepertinya kumat penyakit lemot si Indosat. Kita bertiga lama banget nungguin sampe Trisha nyerah n milih pergi mandi. Akhirnya pas dia mandi, kebuka juga tuh site n Farida n aku menganga lihat pose Zac n the nude girl roll in the mud. OH OH OH, low battery..sampai akhirnya mati juga tuh laptop. Langsung aku n Ida ngakak, yang tertarik lihat gambar ini kan si Trisha...(Sorry, i wont put the pic in this post, the parental advisory is allowed here ; XD)
Duh pokoknya dua hari itu have fun banget. Sayang Betha ga jadi datang, yah dia sibuk banget tuh kayanya ma dbc Network-nya itu (bagus Beth, caiyoo!! kamu bisa!!) Tapi kita pasti bakal ngumpul lagi dalam waktu dekat. Semua ini karena Robert Pattinson, we love you, Robert!! Thanks for bringing back all my friends to me J
Kamis, 15 Januari 2009
Twilight vs Roswell, kok mirip yah?

VS

Kalau udah jadi temen aku sejak dulu, atau at least udah add aku di FS, FB atau MySpace, pasti lihat di profil aku kalau serial TV favoritku salah satunya adalah Roswell. Roswell adalah serial TV yang diputar antara tahun 1999-2002 di WB atau di Indonesia diputar di SCTV. Sayangnya SCTV menayangkan hanya sampai season 1--sebelnya masih kerasa sampe sekarang, karena ceritanya bener-bener lagi seru—biasa penyakit stasiun TV sini beli serial TV cuma setengah-setengah, yang ada penontonnya jadi geregetan.
Nah, jadi ceritanya aku lagi lihat-lihat profil sendiri dan nemu kata Roswell disana, trus langsung ngeh (kalau di film kartun biasanya ada lampu nongol di atas kepala), kayaknya cerita Twilight mirip-mirip Roswell yah?
Bagi kamu yang sekarang masih abg pasti ngga kenal serial TV Roswell, tapi buat kamu yang jaman dulu sukanya The Moffatts (that’s me!), Hanson atau serial TV Buffy The Vampir Slayer, pasti tau! (Oh ya, Roswell ini di SCTV gantiin Buffy yang udah abis masa tayangnya).
Jadi cerita singkatnya gini, Roswell menceritakan seorang cewek bernama Elizabeth Parker (diperankan oleh Shiri Appleby) yang tinggal di kota Roswell, New Mexico. Liz masih bersekolah di West Roswell High dan bekerja di restoran milik ayahnya. Ceritanya jadi menarik saat Liz mengalami kecelakaan waktu bekerja, keributan di restoran membuat peluru dari salah satu pengunjung nyasar ke badannya. Liz beruntung, Max Evans salah seorang teman sekolahnya yang misterius (diperankan oleh Jason Behr—cakep bo—ayo googling picnya), menolongnya dengan menggunakan kekuatan supernya, menyentuh luka Liz dengan tangannya dan ajaib, luka tembaknya menghilang. Sejak saat itu Liz terobsesi dengan Max, berniat mengungkap rahasia kelamnya dan tentu aja, jatuh cinta sama Max yang ternyata adalah alien (well, seems to good to be true, hehe).
WAHAHAHAA, sumpah mirip banget (ide) ceritanya. Yang bedain cuma profesi tokoh utama pria aja (kalau vampir dan alien bisa dibilang profesi sih). Bahkan ada beberapa yang aku perhatikan sama :
- Elizabeth maunya dipanggil Liz aja. Isabella? Bella aja, tuh.
- Max adalah partner lab biologi Liz di sekolah. Edward? Idem.
- Max menolong Liz dari luka peluru nyasar. Edward? He stopped the van!
- Kedua cerita dibuat dari perspektif tokoh utama wanita. Di Roswell diceritakan dari sudut pandang diary yang ditulis Liz.
- Di Roswell diceritakan bahwa Max dan saudara-saudaranya (Michael dan Isabel, sama-sama alien), diangkat anak oleh orangtua mereka sekarang. Edward dan saudara-saudaranya juga anak angkat, kan?
- Max selalu datang ke kamar Liz dari jendela (balkon). Edward juga! (Mungkin memang begitu adanya kalau pacar kamu punya superpower, ngapain juga lewat pintu depan?)
- Max dan saudara-saudara berusaha menjalani hidup sebagai manusia dan berusaha menyembunyikan sisi alien mereka, so are the Cullens!
- Max tau tentang sejarah alien atau orang yang sama dengan dia pertama kali dari orang Indian di reservasi, Bella juga tau tentang legenda vampir dari orang Indian di reservasi, yaitu dari Jacob.
- Liz dan Max akhirnya menikah, so did Bella and Edward.
- Liz diceritakan akhirnya juga memiliki kekuatan alien dan special gift-nya adalah bisa membaca masa depan. Bella juga akhirnya jadi vampir dan bakatnya adalah menjadi ‘shield’.
- Kehamilan Tess yang cuma satu bulan aja, trus fetus yang menyakiti Tess--kedengeran kayak Renesmee banget yah?
- Zafrina yang bisa memanipulasi pikiran orang, membuat orang melihat bukan hal sebenernya, juga sama persis ma keahliannya Tess.
- Nasedo adalah shapeshifter, wow ternyata Sam, Jacob dan kawanannya juga disebut shapeshifter pada akhirnya(di Breaking Dawn).
- Apalagi yah, nanti deh kalau ada lagi aku posting ya..
Aku sih ngga berniat bilang Stephenie Meyer mengambil ide dari Roswell. Percaya deh, ngga ada satu pun di dunia ini yang original (yeah, like one day I’ll probably writing love stories between human and pocong, who knows?) Tapi secara pribadi (subjektif loh yaa), Roswell lebih kaya dan padat ceritanya dibandingkan Twilight. Dibandingkan Twilight yang kisahnya mudah ditebak jalan ceritanya, Roswell jauh lebih baik dalam plot, action, dan lain-lainnya. Jika dalam Twilight ‘orang luarnya’ adalah werewolves, nomadic vampire dan Volturi, Roswell melibatkan Sheriff setempat, Skins, Nasedo, Kivar sampai FBI (seingetku sih). Lalu, mengenai kisah cinta tragis, Edward dan Bella memang ditakdirkan untuk bersama, hambatannya hanya Edward yang menginginkan kehidupan terbaik untuk Bella, jadi dia pergi meninggalkan Bella sementara (buku New Moon). Tapi di Roswell, Max ditakdirkan bersama dengan Tess (ga suka cewek ini, huhh..), jadi diceritakan dia harus bersama dengan Tess, agar masa depan planet asal mereka aman dan bisa menyelamatkan nyawa semua orang. Padahal hati Max hanya untuk Liz, dan kenyataan ini bikin hati Max dan Liz pedih. Duh, inget deh dulu pas si Tess ini dateng, setiap kali nonton Roswell bawaannya ngeluarin air mata melulu, sampe ketahuan Ibuku dan diketawain. Udah gitu soundtrack-nya Roswell itu menghanyutkan banget, lagunya Dido yang “Here With Me” itu loh. Ingat ga, ini sebagian liriknya :
“Oh I am what I am.
I’ll do what I want but I can’t hide.
I won’t go. I won’t sleep. I can’t breathe,
Until you’re resting here with me.
I won’t leave. I can’t hide. I cannot be,
Until you’re resting here with me.”
Jadi, Twilight vs Roswell, menurut kamu bagaimana?
(PS : Kalau aku mungkin suka dua-duanya, but untuk urusan cowok, kayaknya tetep pegang Edward Cullen deh. Nothing compares to him. Tapi untuk Twilighters yang open-minded, coba nonton Roswell dan bandingkan. Btw ada ga ya DVD-nya, kalo ada aku juga mau!)
Rabu, 14 Januari 2009
Perbedaan antara Edward Cullen dan cowok biasa

Cowok biasa akan bilang ma gebetannya, “Kayaknya aku jatuh cinta ma kamu.”
Edward Cullen akan bilang, “And so the lion fall in love with the lamb.”
Cowok biasa kalau pacaran bakal ajak kamu naik ke Monas.
Edward Cullen bakal ajak kamu naik pohon tertinggi di puncak gunung, sampe kamu ngga tahan untuk bilang, "This isn't real.."
Jika berjauhan, cowok biasa akan bilang, “Kangen nih ma kamu.”
Edward Cullen akan bilang, “It’s like you’ve taken half myself with you.”
Kalau cowok biasa akan pergi, dia akan bilang, “Nanti sms aku yah. ”
Edward Cullen akan bilang, “Look after my heart, I’ve left it with you.”
Kalau kena sinar matahari, cowok biasa bakalan keling.
Tapi kalau Edward Cullen, bakalan sparkling.
Kalau nyetir, cowok biasa kedua tangannya akan pegang kemudi.
Kalau Edward Cullen, satu tangannya akan terus megangin tangan kamu.
(well, yang satu ini ga berlaku jika cowok biasa kamu emang orangnya gatel alias ga bisa kalo ngga megang kamu).
Cowok biasa kalau udah jadi pacar kamu akan bilang, “I love you.”
Edward Cullen akan bilang, “You are my life now.”
Edward Cullen, akan menyambut kamu dengan memainkan piano dengan lagu yang dibuat khusus untuk kamu.
Jika kamu capek waktu jalan-jalan ma cowok biasa, dia akan bilang, “Nanti tidur aja say, di mobil.”
Edward Cullen akan bilang, “You can sleep now, I’ll carry you.”
Tapi yang paling dahsyat yang ini nih, guys :
Jika kamu mati, cowok biasa akan cari cewek baru.
Tapi kalau Edward Cullen, dia akan minta keluarga Volturi untuk membunuhnya karena hidup tanpa kamu tak ada artinya.
Hehee, ada yang mau kamu tambahin ga?
Selasa, 13 Januari 2009
Kristen Stewart Caught Smoking Pot!

Fenomena lagu Flightless Bird, American Mouth
by Iron & Wine
Flightless Bird, American Mouth - Iron & Wine
I was a quick wet boy
Diving too deep for coins
All of your straight light eyes
Wide on my plastic toys
Then when the cops closed the fair
I cut my long baby hair
Stole me a dog-eared map
And called for you everywhere
Have I found you?
Flightless bird, jealous, weeping
Or lost you?
American mouth
Big bill looming
Now I’m a fat house cat
Cursing my sore blunt tongue
Watching the warm poison rats
Curl through the wide fence cracks
Kissing on magazine photos
Those fishing lures thrown in the cold and clean
Blood of Christ mountain stream
Have I found you?
Flightless bird, brown hair bleeding
Or lost you?
American mouth
Big bill, stuck going down…
Perihal lagunya Iron & Wine yang jadi soundtrack Twilight—kamu mungkin tahunya prom dance song, nah nyambung sekarang?? Good—dan tiba-tiba disukai banyak Twilighters, ada yang pengen aku bahas dikit.
Jadi lagu dengan judul Flighless Bird, American Mouth ini dibawakan oleh Iron & Wine, band asal Texas yang kurang gaung di sini. Tapi yang aneh adalah, kok bisa ya lagu berlirik ‘metafora’ yang ngga ada nyambung-nyambungnya sama pesta dansa bisa dipilih melatarbelakangi adegan prom dance Edward dan Bella yang romantis itu? Lihat aja deh lirik yang aku tulis di atas, pake bawa-bawa anak kecil, polisi, trus ada juga anjing, burung, kucing, tikus (kayak hewan-hewan penghuni rumah aku nih..), dimana nyambungnya yah. Paling ngelink-nya hanya karena lagunya easy listening dan membawa kesan romantis, padahal kalo lihat liriknya sih ngga ada yang romantis sama sekali.
Penasaran, aku googling dan nemu Mbak Noran yang punya site noranxnoran.multiply.com yang kasih contekan arti lagu ini.
I was a quick wet boy
(Dia adalah bayi laki-laki yang baru lahir. Baru tau dunia, polos, lugu, nggak tau apa-apaan deh)
Diving too deep for coins
(Namun sedari kecil dia udah diajarkan untuk mengerti bahwa uang itu penting)
All of your street light eyes
(... bahwa uang adalah penerang jalan hidup orang-orang di sekitarnya)
Wide on my plastic toys
(...dan industrialisme & materialisme itu esensial)
And when the cops closed the fair
(Polisi yang dimaksud adalah analogi dari Kedewasaan. Penghancur keriaan masa kecilnya. Kedewasaan datang dan menjemput dia ke kenyataan.)
I cut my long baby hair
(Jadi dia meninggalkan masa kecilnya...)
Stole me a dog-eared map
(...dan mencari petunjuk kemana-mana -- dog's ears, kuping anjing bisa dengar suara ultrasonik. Jadi ia ingin tau hal-hal yang orang lainnya belom tau.)
And called for you everywhere
(Dan yang dia cari itu, sebuah prinsip. Kebenaran)
Have I found you?
(Sudahkan dia menemukannya?)
Flightless bird, jealous, weeping
(Flightless bird, di sini nih kerennya. Lambang Amerika Serikat adalah burung elang botak warna coklat, ingat? Suka ada kok di film-film perang. Flightless bird adalah si elang botak yang nggak bisa terbang, adalah simbol integritas Amerika. Nah, elang ini sedih.)
Or lost you?
(Atau justru kehilangan?)
American mouth
(Apakah kata-kata yang orang - bukan negara ya, tapi seorang Amerika *mungkinkah pak presiden?* - katakan...)
Big pill looming
(... adalah sebuah pil super pahit yang samar-samar dia telan?)
Now I’m a fat house cat
(Sekarang dia sudah apatis. Dia menganggap dirinya adalah seorang pemalas dan tidak pedulian kepada dunia luar)
Nursing my sore blunt tongue
(... yang hidup untuk memanjakan lidahnya yang telah getir terhadap semua rasa dan emosi)
Watching the warm poison rats
(Bisanya cuma menyaksikan penjahat-penjahat kapitalisme, bisa juga koruptor, dan mesin-mesin uang lainnya yang serakah)
Curl through the wide fence cracks
(... yang menyelinap dengan santai di lubang kehancuran sistem yang menganga lebar)
Pissing on magazine photos
(Dia mengutuk pembentukan budaya konsumerisme...)
Those fishing lures thrown in the cold and clean
(... yang memancing masyarakat untuk menjadi materialistis, tanpa belas kasihan)
Blood of Christ mountain stream
(... yang ini gw agak takut ngartiinya, entar SARA lagi. Cuman kalo pendapat gueee, dia menganalogikan tindakan konsumerisme di atas itu adalah sebuah hal yang akan terus mengalir deras, mereka tidak berhenti melakukannya... Mereka akan terus mengejar materi dan kekuasaan. Mereka lupa tujuan hidup yang sebenar-benarnya, yang suci.)
Have I found you?
(Jadi sudahkah dia menemukannya?)
Flightless bird, grounded bleeding
(Oh integritas Amerika yang terpuruk dan berdarah)
Or lost you?
(Atau, dia memang telah kehilangannya...?)
American mouth
(Karena kata-kata yang selalu si "orang" Amerika ini janjikan...)
Big pill, stuck going down
(... akan tetap jadi pil super pahit, super nggak enak, yang terpaksa ia telan dalam-dalam.)
Lihat kan, ga ada cocok-cocoknya sama adegan dansa tsb. Well it shows something, at least. Dari hasil googling lagi, ternyata Kristen Stewart si pemeran Bella Swan yang ngotot agar lagu ini yang jadi prom dance song. Jadi Kristen tampaknya ngefans sama Iron & Wire, atau paling tidak si Kristen ini, ingin menunjukkan dia smart, bisa memilih lagu dengan irama romantis sadis namun dengan lirik penyamaran kegundahan Amerika.
Tapi kaget juga waktu browsing nemu foto Kristen Stewart dengan cueknya menghisap mariyuana dengan seorang teman, di halaman depan rumahnya di Los Angeles. Well, inilah dia kegundahan Amerika. If she thinks that’s her right, she supposed to do it at her locked bedroom, that would make her smart. Karena dia bukan anak muda Amerika biasa kan, dia memerankan Bella Swan--yang banyak cewek akan rela mati demi peran ini, ya nggak?
